Calvin Maruli
Calvin Maruli
  • Nov 15, 2020
  • 674

Tukang Pangkas Rambut Kota Lubuk Sikaping, Turun Omzet Pasca Pandemi Covid 19

Tukang Pangkas Rambut  Kota Lubuk Sikaping, Turun Omzet Pasca Pandemi Covid 19
Usaha Pangkas Rambut Fachri Lubuk Sikaping

Pasaman - Sejak bulan Maret 2020, pasca mencuatnya berita tentang wabah corona di Pasaman, usaha pangkas rambut Fachri milik Anggo (39) yang berada dikawasan kota Lubuk Sikaping tepatnya disimpang empat Teluk Ambun pada jalan Sudirman mengalami dratis turun omzet, kata Anggo kepada zonatani.id, Minggu (15/11/20).

Kepiting Goreng Spesial
market.biz.id Kepiting Goreng Spesial
13% Rp 8.509
Beli sekarang!

"Kurang kehadiran pelanggan yang pangkas rambut saat ini", ujar Anggo, padahal ia mengaku sempat kewalahan melayani pelanggan sampai malam sebelum ada wabah covid 19.

BROADCAST.CO.ID
market.biz.id BROADCAST.CO.ID
20% Rp 125.000
Beli sekarang!

Sebelum adanya wabah covid 19, pengakuan Anggo, bisa membawa uang pulang ratusan ribu per hari, sekarang sangat sulit, untuk membawa Rp.100 ribu saja sudah susah, walau saya bekerja dari pagi sampai malam, sementara kebutuhan keluarga semakin tinggi.

Anggo menyampaikan, ia sudah 10 Tahun menggeluti profesi pangkas rambut,  saat pandemi covid 19 ini, baru merasakan dampak yang luar biasa terhadap usahanya, kalau tidak kerja, tentu usaha ini bisa tutup, dengan apa membayar kontrak tempat usaha ini Rp. 7, 5 Jt/Tahun  dan untuk makan sehari hari keluarga, katanya.

UPDATES.CO.ID
market.biz.id UPDATES.CO.ID
20% Rp 125.000
Beli sekarang!

Ia mengatakan, hampir  semua pelaku usaha pangkas rambut yang ada dikota Lubuk Sikaping mengalami turun omzet apalagi banyak warga di kota ini terkonfirmasi positif covid ditambah lagi anak anak sekolah diliburkan, sehingga banyak masyarakat enggan atau malas pangkas rambut.

Nasi Goreng Campur
market.biz.id Nasi Goreng Campur
60% Rp 3.000
Beli sekarang!

Anggo juga mengungkapkan, semenjak adanya himbauan Pemerintah dalam pencegahan dan penanganan pandemi covid 19, usaha pangkas rambut yang ia jalankan tetap mengindahkan imbauan yang disampaikan Satgas Pencegahan Covid 19 Kabupaten Pasaman untuk memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun, sebab Anggo berkeyakinan cara itu yang bisa memutus mata rantai penyebaran covid 19 dan berharap wabah covid 19 cepat mereda dan profesinya bisa kembali berjalam normal.

Dari pantauan zonatani.id, sampaii berita ini diturunkan, jumlah warga Pasaman yang terkonfirmasi  positif covid 19 sebanyak 175 orang dengan rincian, 41 isolasi mandiri, 120 sembuh, 7 meninggal dan 7 dirawat di RSUD Lubuk Sikaping.

Penulis :
Bagikan :

Berita terkait

MENU